
Bontang, 9 Desember 2025 — Suasana berbeda tampak di SD Islam Nurul Fatah pada Selasa pagi ketika sekolah tersebut kedatangan tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bontang. Beberapa personel BPBD hadir untuk memberikan edukasi kebencanaan kepada para siswa sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesiapsiagaan sejak usia dini.
Materi utama disampaikan oleh Ariyanto, perwakilan BPBD, yang menjelaskan langkah-langkah penanggulangan bencana, khususnya banjir dan kebakaran—dua jenis bencana yang sering terjadi di lingkungan masyarakat. Materi disisipi dengan kuis yang menarik, sehingga membuat suasana tampak lebih cair dan menyenangkan bagi murid-murid.

Tidak hanya memberikan penjelasan, Bapak Ariyanto dan tim juga mengajak para siswa melakukan simulasi evakuasi kebakaran. Kegiatan ini dirancang agar anak-anak memahami langkah cepat dan aman jika keadaan darurat benar-benar terjadi. “Kita tidak berharap bencana dapat terjadi. Akan tetapi jika terjadi kita harus siap untuk menghadapi. Kunci pertama agar evakuasi dapat berjalan dengan mudah adalah TIDAK PANIK.” Ujar Bapak Ariyanto.

Para siswa tampak sangat antusias. Dengan penuh semangat mereka mengikuti setiap arahan, mulai dari cara bergerak cepat menuju titik kumpul, hingga memahami pentingnya tetap tenang saat evakuasi.
Kegiatan edukatif ini diharapkan mampu menanamkan kesadaran dan kesiapsiagaan bencana kepada anak-anak sejak dini, sekaligus membangun budaya tanggap bencana di lingkungan sekolah.


